RyZack's Blog

My Life, My Puzzle!

Restore Grub 2 Ubuntu Dengan Kondisi Partisi Boot Terpisah

with 3 comments

Permasalahan yang sering terjadi ketika kita berniat untuk memasang lebih dari satu sistem operasi pada sebuah notebook/PC adalah boot loader yang menghilang, sehingga menyebabkan kita tidak bisa mengoperasikan sistem. Disini saya mencoba untuk melakukan dual boot Ubuntu dengan Windows, namun kasusnya sistem operasi Ubuntu terpasang terlebih dahulu sebelum Windows. Otomatis hanya Windows yang dapat melakukan booting, sementara Ubuntu tidak. Dengan begitu langkah yang perlu dilakukan adalah mengembalikan atau memasang ulang Grub Ubuntu.

Karena kasusnya, ketika hendak memasang Ubuntu, partisi boot (/boot) dan root (/) dalam keadaan terpisah (tidak digabungkan), jadi metode yang akan digunakan menggunakan chroot.

For users with separate system partitions, such as a separate /boot partition, or other special circumstances, using the CHROOT method may provide better results.

Oh ya, sebelumnya perlu disiapkan CD Ubuntu (diharapkan sesuai dengan versi Ubuntu-nya), karena akan memperbaikinya akan melalui Live CD. Untuk versi Grub yang digunakan dalam uji coba merupakan versi 2 (1.98).

Please note that the Live CD must be the same as the system you are fixing – either 32-bit or 64-bit (if not then the chroot will fail).

 

Contoh Kasus

Tujuannya untuk mempermudah pemahaman (semoga), misalkan:

– Partisi root (/) adalah sda1

– Partisi boot (/boot) adalah sda2

 

Langkah Penyelesaian

– Lakukan booting ke Desktop Ubuntu Live CD (boot melalui CD Ubuntu)

– Buka terminal, melalui menu Applications, Accessories, Terminal

– Tentukan lokasi partisi sistem dengan menggunakan perintah:

sudo fdisk -l

– Mount partisi root (/) (merupakan partisi dimana kumpulan file system Ubuntu disimpan)

sudo mount /dev/sda1 /mnt

– Mount partisi boot (/boot) (merupakan partisi dimana kumpulan file boot loder disimpan)

sudo mount /dev/sda2 /mnt/boot

– Mount virtual file system

sudo mount --bind /dev  /mnt/dev
sudo mount --bind /dev/pts  /mnt/dev/pts
sudo mount --bind /proc /mnt/proc
sudo mount --bind /sys  /mnt/sys

– Memulai chroot

sudo chroot /mnt

– Membuat file boot/grub/grub.cfg (optional)

update-grub

– Perbaikan atau pemasangan ulang grub (harap diperhatikan, pada perintah dibawah ini, tidak menambahkan nomor partisi setelah tulisan “sda”)

grub-install /dev/sda

– Memeriksa kesalahan instalasi jika merasa ragu dalam memasukan perintah-perintah sebelumnya (optional)

sudo grub-install --recheck /dev/sda

– Keluar dari mode chroot, dengan menekan tombol kombinasi CTRL + D

– Unmount semua virtual file system

sudo umount /mnt/dev/pts
sudo umount /mnt/dev
sudo umount /mnt/proc
sudo umount /mnt/sys
sudo umount /mnt/boot
sudo umount /mnt

– Langkah penutup dengan melakukan reboot

sudo reboot

Selesai, secara otomatis Windows akan terdaftar didalam Grub Ubuntu 😀

 

Tulisan ini diposting juga disini 🙄

Referensi : Ubuntu Help

Advertisements

Written by RyZack

January 9, 2011 at 6:26 pm

Posted in Linux, Ubuntu

Tagged with , ,

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. saya masih pengguna produk kaum penjajah nih..

    ridu

    January 15, 2011 at 3:50 pm

  2. dari kemaren-kemaren ane pengen pasang ubuntu di laptop tua ini namun terkendala ama draiper kalau tak ada draiper gimana ane jalan jalan di internet.

    bikin puyeng…

    soe

    January 27, 2011 at 8:33 pm

  3. Wahihi,, masih jaman pake Windows? 😀

    Anggie

    June 24, 2011 at 10:26 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: