RyZack's Blog

My Life, My Puzzle!

Berterima Kasih

with 20 comments

Sudah dua minggu blog ini terbengkalai oleh Sang Pemiliknya, padahal baru memiliki beberapa tulisan dan masih berumur jagung. Karena ritual puasa online-lah penyebabnya. 😦

β€”

Kata “terima kasih” biasanya diucapkan ketika kita mendapatkan pemberian sesuatu yang dapat berbentuk apapun, atau pada saat kita mendapatkan bantuan/pertolongan dari orang lain. Kata tersebut mewakili isi hati kita dalam menghargai pemberian atau bantuan yang diberikan.
Tapi ternyata tidak semua orang dapat berkata demikian ketika menerima pemberian atau bantuan dari orang lain.

Seperti contohnya si boss yang satu ini.

Seorang office boy telah selesai membersihkan ruangannya si boss yang berantakan, namun si boss selalu bersikap acuh dan membisu, seakan-akan tidak melihat seorang office boy tersebut masuk dan keluar ruangan. Jangankan berterima kasih, sampai keluar ruangan pun tidak dilirik sama sekali. Mungkin karena beda tingkatan ya? diatas dan dibawah.

Lalu, apakah karena hal itu bisa dijadikan alasan sehingga kita tidak perlu mengucapkan terima kasih? *berikan saya jawaban* πŸ™‚

Ibu saya pernah berkata kepada adik kecil yang baru bertambah umurnya menjadi empat tahun pada bulan april lalu, agar membiasakan diri mengucapkan terima kasih.

β€œIngat ya Dinand, kalau dikasih apa-apa sama orang lain harus bilang makasih”. Dengan wajah polosnya adik kecil saya pun menjawab singkat, β€œiya”.

Keesokan harinya Dinand keluar rumah sebentar bersama Ayahnya, setelah sampai dirumah, dia berlari-lari sambil membawa makanan ringan ditangannya. Ternyata makanan ringan tersebut sengaja dia bawa untuk diberikan kepada Ibunya, setelah berpindah tangan, Dinand berkata:

β€œBilang apa Bu sama Dinand?”, masih mengenakan wajah polosnya. Karena kebingungan Ibunya malah baik bertanya, β€œMemangnya Ibu harus bilang apa?”.

Tak lama kemudian Ibunya memahami maksud dari pertanyaan Dinand, seketika itu pula perasaannya dibumbui dengan rasa malu. Ternyata dia mengharapkan kata β€œterima kasih” diucapkan oleh Ibunya. Setelah kata yang dinanti-nantinya terucap, rasanya dia merasa menang. Dasar bocah! πŸ˜€

Malu berterima kasih? Kalau saya merasa lebih lebih malu lagi jika tidak mengucapkan β€œterima kasih”, ada yang setuju? πŸ™„

Terima kasih sudah membaca tulisan ini *takutnya setelah ada yang membaca tulisan ini, nanti saya ditagih β€œterima kasih”-nya, karena sudah bersedia berkunjung kesini, hehe..*Β  πŸ™‚

ΒΎ

Advertisements

Written by RyZack

May 5, 2010 at 7:36 am

Posted in Tinta Pikiran

Tagged with ,

20 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. nggak harus diucapkan secara harafiah sih, bisa cape dan menyebalkan juga buat orang lain kalo dikit2 bilang terima kasih. Soalnya saya pernah punya rekan kerja yg terlalu sopan, mau nanya2 ngomong maaf dulu trus abis dikasih jawaban bilang terima kasih, rasanya kok jadi gimana gitu dapet banyak ucapan maaf dan terima kasih dalam sehari hahaha

    ekspresikan dengan perbuatan juga oke2 aja kok, a bit of smile and happy expression is enough i think. udah bisa bikin merasa puas dan lega bisa memberikan sesuatu πŸ˜€

    bukan berarti melarang berterima kasih lho, hal bagus itu untuk dibiasakan tapi segala sesuatu yg overdosis itu ga asik hehe

    Saya juga pernah menemui orang yang kayak TamaGo bilang, dikit-dikit bilang makasih dan maaf gak jelas πŸ˜† Tapi maksud saya gak begitu sepenuhnya kok, dan lagi-lagi TamaGO menambahkan postingan saya, hehe.. πŸ˜€

    TamaGO

    May 5, 2010 at 8:22 am

  2. Kalau saya, justru selalu bilang terima kasih. Apapun itu, sampai2 kalau ada yang tidak bilang terima kasih, saya jadi marah. Kenapa orang itu harus sesombong itu pada orang lain yang telah membantunya, begitu pikir saya. Even saya membeli sekalipun saya pasti ucapkan terima kasih. Yah siapa sih yang tidak senang kalau usahanya dihargai :).

    Makasih ya untuk artikel yang bermanfaat ini.

    Yup, setidaknya kita harus menghargai orang lain dengan ucapan terima kasih atau mungkin dengan senyuman, lagipula kata tersebut memiliki unsur seni tersendiri untuk membahagiakan hati orang lain πŸ™‚
    Syukurlah kalau tulisan ini bisa bermanfaat, padahal saya hanya menuliskan sesuatu yang sering terjadi/terlihat disekitar saya πŸ™‚

    zee

    May 5, 2010 at 11:07 am

  3. Selamat Kembali lagi Di Dunia Blog …
    Salam Hangat Dari Kalimantan Tengah …

    Salam hangat juga dari Bandung πŸ™‚

    bayuputra

    May 5, 2010 at 1:49 pm

  4. tberucap terimakasih dan maaf menurut saya hal yang tidak gampang diucap oleh seseorang tapi bagi mereka yang senang dan ikhlas berucap terimakasih dan maaf bagi saya adalah orang yang ber’etika dan layak berada ditengah-tengah masyarakat.

    salam adem ayem

    Ikhlas.. nah, itu dia πŸ™‚

    Cah Lapindo

    May 5, 2010 at 2:11 pm

  5. Biasanya kalau sama anggota keluarga sendiri, paling susah disuruh bilang terimakasih πŸ˜†

    Entah, anggapnya sudah biasa kan? Jadi inget postingan jadul ku mengenai masalah ini.

    Haha, iya.. suka lupa! apalagi sama adik sendiri πŸ˜† *jujur plus watados* Postingan jadul yang mana Om Bantal? *Ngubek-ngubek arsip MukaBantal* πŸ˜€

    Dewa Bantal

    May 5, 2010 at 2:28 pm

  6. barang siapa yang tidak mau berterimakasih pada manusia, berarti dia tak mau berterimakasih padaNya… πŸ˜‰

    **Speechless** 😯

    sunflo

    May 6, 2010 at 10:14 am

  7. sekecil apapun pemberian, marilah kita saling menghargai dengan mengucapkan terimakasih…apalagi kalau berasal dari lubuk hati… indah sepertinya… ^^

    rose

    May 6, 2010 at 10:16 am

  8. kita berterimakasih karena kita menerima kasih ^_^

    Kalo aku sendiri berprinsip, ucapan terimakasih itu wajib lho,,, heheheh

    Semoga masih banyak orang yang memiliki prinsip seperti itu πŸ™‚

    za

    May 6, 2010 at 11:31 am

  9. terimakasih ya ryzack kunjungan selama ini…

    Terima kasih juga ya Mbah dah sempet mampir kesini, hehe.. πŸ˜€

    Mbah Jiwo

    May 6, 2010 at 2:46 pm

  10. memang ada orang yang gengsi untuk mengucapkan terima kasih, bahkan melupakan kebaikan orang lain

    Ya, terutama bagi yang merasa dirinya itu lebih tinggi.. πŸ˜›

    orange float

    May 6, 2010 at 3:53 pm

  11. hahaha sama sama
    makasih juga udah maen ke blog gue

    Oke bro πŸ˜€

    hellgalicious

    May 6, 2010 at 3:59 pm

  12. aku juga berterima kasih karena
    sudah mendapatkan pelajaran yang berharga disini
    makasih skli lagi
    πŸ˜€

    Sama-sama darahbiroe, berkali-kali juga gapapa kok, hehe πŸ˜›

    darahbiroe

    May 6, 2010 at 6:13 pm

  13. sebelumnya QK mau ngakak dulu yak zack πŸ˜€
    dan terima kasih karena QK sudah diperkenankan menuliskan comment disini πŸ˜›

    btw, kalo QK tuch malah kadang kebanyakan bilang terima kasih,,, sepertinya karena kebiasaan jadi malah gag sadar mau bilang apa.. eh keluarnya malah terima kasih lagi… terima kasih lagi… duch….

    HIDUP!!! ^_^

    Hahaha, menurut saya baguslah, kalau sudah terbiasa seperti itu πŸ˜‰
    Disini kalau kasih comment sih gratis-gratis aja Mbak QK, tapi kalau ngakak bayar! *Nah lho?* πŸ˜€

    kikakirana

    May 6, 2010 at 9:45 pm

  14. terimakasih, simpel tapi banyak yg lupa makna dibalik kata2 ini, yah semoga saja kita selalu menjadi manusia yg selalu ingat utk berterima kasih ya.

    Ada yang memang tak sengaja terlupakan untuk berkata, dan ada juga yang memang enggan untuk berkata πŸ™‚

    Tary Sonora

    May 6, 2010 at 10:32 pm

  15. hahah
    anak kecil jaman sekarang emang pinter2 yah

    Tambah pinter, tapi tambah bandel! hihihi.. πŸ™„

    Yolanda

    May 7, 2010 at 12:14 am

  16. yup, betul sekali
    mari budayakan TERIMA KASIH

    Ya, budaya yang terlupakan dan harus hidup kembali πŸ™‚

    Abu Ghalib

    May 7, 2010 at 10:37 am

  17. wah, terima kasih. Tulisan ini menyadarkan saya (lagi) πŸ˜†

    Iyap! πŸ˜€

    greengrinn

    May 7, 2010 at 3:32 pm

  18. aku juga berterima kasih dah bisa baca blog ini deh πŸ˜€

    Semua orang juga boleh baca kok πŸ™‚

    radesya

    May 8, 2010 at 4:34 pm

  19. Sama2 sobat
    Terima kasih pula dah berkenan membaca tulisanku πŸ™‚

    Saya juga berterima kasih udah mampir kesini Bang Achoey πŸ™‚

    achoey

    May 9, 2010 at 11:42 am

  20. Seperti juga dek Dinand, krn dari kecil telah diajarkan utk mengucapkan terimakasih, malah jadi kebiasaan.
    bunda suka heran juga pd orang yg berat sekali mengucapkan kata ini, padahal sangat mudah, dan mencerminkan diri kita yg selalu bersyukur.
    Rasulullah pernah mengatakan : barang siapa yg tdk mau berterimakasih, berarti dia tdk berterimakasih padaNYA.
    terimakasih utk tulisan yg bermanfaat ini,Mas Riza. πŸ™‚
    salam

    Ya, Berterima kasih merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan rasa syukur kepada-Nya πŸ™‚

    bundadontworry

    May 12, 2010 at 8:51 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: