Restore Grub 2 Ubuntu Dengan Kondisi Partisi Boot Terpisah
Permasalahan yang sering terjadi ketika kita berniat untuk memasang lebih dari satu sistem operasi pada sebuah notebook/PC adalah boot loader yang menghilang, sehingga menyebabkan kita tidak bisa mengoperasikan sistem. Disini saya mencoba untuk melakukan dual boot Ubuntu dengan Windows, namun kasusnya sistem operasi Ubuntu terpasang terlebih dahulu sebelum Windows. Otomatis hanya Windows yang dapat melakukan booting, sementara Ubuntu tidak. Dengan begitu langkah yang perlu dilakukan adalah mengembalikan atau memasang ulang Grub Ubuntu.
Karena kasusnya, ketika hendak memasang Ubuntu, partisi boot (/boot) dan root (/) dalam keadaan terpisah (tidak digabungkan), jadi metode yang akan digunakan menggunakan chroot.
For users with separate system partitions, such as a separate /boot partition, or other special circumstances, using the CHROOT method may provide better results.
Oh ya, sebelumnya perlu disiapkan CD Ubuntu (diharapkan sesuai dengan versi Ubuntu-nya), karena akan memperbaikinya akan melalui Live CD. Untuk versi Grub yang digunakan dalam uji coba merupakan versi 2 (1.98).
Please note that the Live CD must be the same as the system you are fixing – either 32-bit or 64-bit (if not then the chroot will fail).
Contoh Kasus
Tujuannya untuk mempermudah pemahaman (semoga), misalkan:
- Partisi root (/) adalah sda1
- Partisi boot (/boot) adalah sda2
Langkah Penyelesaian
- Lakukan booting ke Desktop Ubuntu Live CD (boot melalui CD Ubuntu)
- Buka terminal, melalui menu Applications, Accessories, Terminal
- Tentukan lokasi partisi sistem dengan menggunakan perintah:
sudo fdisk -l
- Mount partisi root (/) (merupakan partisi dimana kumpulan file system Ubuntu disimpan)
sudo mount /dev/sda1 /mnt
- Mount partisi boot (/boot) (merupakan partisi dimana kumpulan file boot loder disimpan)
sudo mount /dev/sda2 /mnt/boot
- Mount virtual file system
sudo mount --bind /dev /mnt/dev
sudo mount --bind /dev/pts /mnt/dev/pts
sudo mount --bind /proc /mnt/proc
sudo mount --bind /sys /mnt/sys
- Memulai chroot
sudo chroot /mnt
- Membuat file boot/grub/grub.cfg (optional)
update-grub
- Perbaikan atau pemasangan ulang grub (harap diperhatikan, pada perintah dibawah ini, tidak menambahkan nomor partisi setelah tulisan “sda”)
grub-install /dev/sda
- Memeriksa kesalahan instalasi jika merasa ragu dalam memasukan perintah-perintah sebelumnya (optional)
sudo grub-install --recheck /dev/sda
- Keluar dari mode chroot, dengan menekan tombol kombinasi CTRL + D
- Unmount semua virtual file system
sudo umount /mnt/dev/pts
sudo umount /mnt/dev
sudo umount /mnt/proc
sudo umount /mnt/sys
sudo umount /mnt/boot
sudo umount /mnt
- Langkah penutup dengan melakukan reboot
sudo reboot
Selesai, secara otomatis Windows akan terdaftar didalam Grub Ubuntu
Tulisan ini diposting juga disini
Referensi : Ubuntu Help


saya masih pengguna produk kaum penjajah nih..
ridu
January 15, 2011 at 3:50 pm
dari kemaren-kemaren ane pengen pasang ubuntu di laptop tua ini namun terkendala ama draiper kalau tak ada draiper gimana ane jalan jalan di internet.
bikin puyeng…
soe
January 27, 2011 at 8:33 pm
Wahihi,, masih jaman pake Windows?
Anggie
June 24, 2011 at 10:26 am